Aku menunggu Menunggu sang Guru lewat Para ibu membicarakan-Nya "Ia mampu menyembuhkan!" "Ia mengubah air menjadi anggur!" Siapakah gerangan Orang ini? Daunku rontok Lalu tumbuh kembali Tetapi buahku tak pernah terlihat Aku adalah pohon yang berduka
Seharusnya Aku menebarkan cinta kepada balita yang belum mampu berkata-kata kepada anak remaja yang tengah mencari cita kepada dewasa muda yang menemukan namun jarang memahami makna kepada opa oma yang sering terlupa
Tiba-tiba segalanya memberikan makna Semacam keterjalinan Puzzle yang tersusun karena kepingan terakhir telah ditemukan Semua kembali pada masa kecil bahkan ketika otakku belum mampu mengenal kata-kata Masa lalu itu diam-diam mengintaiku ke mana pun aku pergi bahkan menarik bahaya itu lebih dekat - dekat sekali - pada diri yang ringkih ini Seluruh bangunan kokoh itu runtuh Hanya perlu satu peluru yang tepat lalu mengenai satu sasaran jitu Hancur seketika Tersisa puing-puing yang lalu akan kususun kembali Dalam hitungan yang sudah berhenti Karena ia tak berhingga Hitungan tiada berguna
Selama ini dia tak seperti saat ini Selama ini menjadikan dia seperti saat ini Ia melihat dengan mata yang sebelumnya tak pernah ada Ia mendengar dengan belas kasih sesuatu yang ia sendiri tak tahu ia miliki Ia berpikir melewati tapak perjalanan yang ia tak pernah lalui